Katanya SMA adalah masa yang paling menyenangkan.
Bener gak ya?
Terkadang aku merasa SMK itu juga membosankan.
Bangun pagi, kesekolah, belajar,pulang sekolah lanjut les. Begitulah setiap hari.
Terkadang kejenuhan sudah ditingkat kuadrat. Tapi mau tidak mau harus dijalani.
Apa lagi dipenghujung kelas 3, masa-masa galau dengan pilihan untuk masa
depan, masa-masa disibukkan dengan tuhas-tugas, masa-masa disibukkan
dengan berbagai nama Ujian,mulai dari UH,UB,UTS,US.UAS,UAN, SNMPTN.UMB.
dll Untuk menuju masa depan yang sukses itu emang gak gampang, dan
masa-masa dimana butuh banyak duit. Ya ampun -.-
Terkadang pengen melaluinya dengan cepat, tapi semakin dipenghujung
rasanya berat juga meninggalkan segala kenangan indah di SMA, mulai dari
pengalaman soal cinta, persahabatan, soal keakraban sekelas, soal
kebiasaan teman-teman saat belajar, banyak sekali kenangan SMA yang gak
bisa dilupakan,
Aku mencintai masa SMK ku
Putih abu” itu adalah masa yang nggak bisa di lupakan
Di mana masa itu ialah masa di mna kita merasakn suka duka bersama teman,sahabat bahkan guru
Dan pada masa itulah kesetiakawanan kita terjalin dengan erat, saling tolong-menolong, gokil”lan
Putih abu” adalah sebuah warna di mana kita bisa bebas merasakan arti sebuah kehidupan masa remaja
Pada saat itu kita mengenal yang namanya Cinta, Persahabatan,
Permusuhan, Perkelahian, bahkan Pembangkangan terhadap apa yang tidak
kita sukai
Kenangan yang tak terlupakan dari masa putih abu” ialah hal dimana kita
menangis bersama, bahagia bersama bahkan tertawa hingga loncat-loncatan
saat kita mendapatkan kata”LULUS”
Semasa putih abu”, kenangan akan di omelin, di hukum guru adalah masa”
paling indah.. karna pada saat itulah rasa kesetiakawanan kita terjalin
dengan sendirinya
Tapi sekarang masa putih abu” itu telah lewat, sekarang kita memasuki masa dewasa
Di mana masa dewasa itu kita harus serius dengan apa yang sedang kita lakukan
Ketika masa putih abu” itu telah lewat, kita baru sadar betapa berartinya dan menakjubkanya masa” itu..
Jadi bagi yang baru mau memasuki masa putih abu”, ataupun yang sedang dalam masa putih abu”..
Nikmatilah masa” itu, selagi kalian dapat merasakan nya,,
“SALAM PUTIH ABU-ABU"
Jumat, 01 Juni 2012
Kamis, 31 Mei 2012
iBuu ku saYaNk
Ibu,
namamu berdenyut dalam nadiku
membakar rindu dimalam sunyi
mengalir butiran air mata menuntun kaki
Ibu,
derita mana yang lebih perih dari pengorbananmu
segala ucap dan keringat selama ini
tak mampu hanya kukagumi
Ibu,
serupa apa kasih yang kau beri padaku
tak ternilai kiranya, tak terbalas apa yang kauberi
namun ijinkan aku membuatmu tersenyum suatu saat nanti
namamu berdenyut dalam nadiku
membakar rindu dimalam sunyi
mengalir butiran air mata menuntun kaki
Ibu,
derita mana yang lebih perih dari pengorbananmu
segala ucap dan keringat selama ini
tak mampu hanya kukagumi
Ibu,
serupa apa kasih yang kau beri padaku
tak ternilai kiranya, tak terbalas apa yang kauberi
namun ijinkan aku membuatmu tersenyum suatu saat nanti
Kamis, 24 Mei 2012
[waaow] Kelulusan UN SMA 2012 Mencapai 99,5 Persen !
Jakarta --- Sebanyak 1.517.125 peserta ujian nasional (UN) tahun 2012
dinyatakan lulus. Kelulusan tersebut diperoleh setelah menggabungkan
nilai UN murni dan nilai sekolah. Jumlah tersebut merupakan 99,5 persen
dari 1.524.704 siswa yang telah mengikuti UN. Sedangkan 0,5 persen
lainnya, atau sebanyak 7.579 siswa harus mengulang UN tahun depan, atau
ikut program kesetaraan paket C.
“Tahun lalu yang tidak lulus 0,78 persen, tahun ini berkurang menjadi 0,50 persen, atau kalau jumlahnya 7.579 siswa,” demikian diungkapkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh, saat menggelar diskusi dengan media, di Gedung Kemdikbud, Kamis (24/05).
Persentase kelulusan tahun ini jika dibandingkan dengan tahun lalu meningkat sebanyak 0,28 persen. Tahun lalu, persentase kelulusan baru 99,22 persen. Dikatakan Mendikbud, dari seluruh sekolah yang ikut UN, 87 persen diantaranya memiliki tingkat kelulusan 100 persen. Meski demikian, Mendikbud mengakui masih ada empat sekolah yang tingkat kelulusannya nol persen. Untuk sekolah-sekolah tersebut akan diberi intervensi khusus.
“Itulah salah satu manfaat UN, kita bisa tahu tindakan seperti apa yang harus dilakukan jika ada sekolah yang memang benar-benar perlu dibantu,” katanya. Dari hasil pemetaan nilai UN juga diketahui, tahun ini Nusa Tenggara Timur (NTT) masih memiliki persentase ketidaklulusan tertinggi, yaitu 5,5 persen atau sebanyak 1.994 siswa, disusul Gorontalo 4,24 persen.
“Dan untuk yang persentase kelulusan tertinggi berada di Jawa Timur, mengalahkan Bali yang dua tahun berturut-turut selalu tertinggi,” katanya. Rata-rata nasional tahun 2012 adalah 7,8.
Jika dilihat dari nilai UN murni, lanjut Mendikbud, kelulusan tahun ini adalah 96,7 persen, dan 3,3 persen tidak lulus. Ketidaklulusan tersebut disebabkan rata-rata yang kurang dari 5,5 dan atau ada satu atau lebih mata pelajaran yang nilainya kurang dari empat.
“Tahun lalu yang tidak lulus 0,78 persen, tahun ini berkurang menjadi 0,50 persen, atau kalau jumlahnya 7.579 siswa,” demikian diungkapkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh, saat menggelar diskusi dengan media, di Gedung Kemdikbud, Kamis (24/05).
Persentase kelulusan tahun ini jika dibandingkan dengan tahun lalu meningkat sebanyak 0,28 persen. Tahun lalu, persentase kelulusan baru 99,22 persen. Dikatakan Mendikbud, dari seluruh sekolah yang ikut UN, 87 persen diantaranya memiliki tingkat kelulusan 100 persen. Meski demikian, Mendikbud mengakui masih ada empat sekolah yang tingkat kelulusannya nol persen. Untuk sekolah-sekolah tersebut akan diberi intervensi khusus.
“Itulah salah satu manfaat UN, kita bisa tahu tindakan seperti apa yang harus dilakukan jika ada sekolah yang memang benar-benar perlu dibantu,” katanya. Dari hasil pemetaan nilai UN juga diketahui, tahun ini Nusa Tenggara Timur (NTT) masih memiliki persentase ketidaklulusan tertinggi, yaitu 5,5 persen atau sebanyak 1.994 siswa, disusul Gorontalo 4,24 persen.
“Dan untuk yang persentase kelulusan tertinggi berada di Jawa Timur, mengalahkan Bali yang dua tahun berturut-turut selalu tertinggi,” katanya. Rata-rata nasional tahun 2012 adalah 7,8.
Jika dilihat dari nilai UN murni, lanjut Mendikbud, kelulusan tahun ini adalah 96,7 persen, dan 3,3 persen tidak lulus. Ketidaklulusan tersebut disebabkan rata-rata yang kurang dari 5,5 dan atau ada satu atau lebih mata pelajaran yang nilainya kurang dari empat.
"Jangan Jadikan Rumah Kalian Sebagai Kuburan”
Ada sebagian orang yang menggunakan Hadits-Hadits di bawah ini untuk
mendakwa bahwa apa yg selama ini di lakukan sebagian besar kaum Muslimin
yang suka berziyarah, dan membaca Al quran di sana, atau Ibadah-ibadah
yang lain adalah perbuatan yang menyelisihi Sunnah. Tulisan ini mencoba
menjelaskan dari beberapa sisi pandangan Para Ulama Kita yang Kredible.
((عَنْ ابْنِ عُمَرَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ اجْعَلُوا فِي بُيُوتِكُمْ مِنْ صَلَاتِكُمْ وَلَا تَتَّخِذُوهَا قُبُورًا ))
(متفق عليه)
“Dari Ibnu Umar, dari Nabi Muhammad Shollallahu ‘alaihi wa Sallam Bersabda: (Jadikanlah Rumah-rumah Kalian Sebagai tempat Sholat, dan jangan di buat Kuburan)” – Hadits Muttafaq ‘alaih.
Kemudian Hadits ini di buat semacam Alasan bahwa Kuburan bukan tempat Ibadah, karena jelas sekali Rosulullah memerintahkan kita untuk beribadah (yang dalam hal ini adalah Sholat) itu di rumah, dan larangan Nabi SAW untuk tidak membuat Rumah sebagai Kuburan sebagai rangkaian Kalimat yg tersambung. Katanya ini menunjukkan Larangan beribadah di Kuburan.
Saya tidak tahu penafsiran semacam ini di ambil dari Salafus Salih siapa, atau dari pakar Hadits siapa, atau Ulama Mujtahid dari mana. Kita tahu, yang punya kapasitas untuk menafsirkan Hadits itu bukanlah orang yang hanya pandai copas dan menukil-nukil dan gunting tambal dari internet atau buku-buku terjemah atau dari internet sesuai selera sendiri.
Dakwah yang bertanggung jawab akan melahirkan ketenangan Jiwa bagi yang di Dakwahi, karena Dakwah Adalah Cinta dan tanggung jawab untuk menjelaskan secara adil tanpa menyembunyikan fakta yang ada.
Baiklah sekarang mari kita coba mencari tahu kandungan arti dan maksud hadits di atas, tentu dari orang yang berkapasitas keilmuannya yang sudah di akui oleh seluruh cendikiawan Muslim sedunia.
قال النووي :
قوله صلى الله عليه وسلم ” اجعلوا من صلاتكم في بيوتكم ولا تتخذوها قبوراً ”
معناه : صلُّوا فيها ، ولا تجعلوها كالقبور مهجورة من الصلاة ، والمراد به : صلاة النافلة ، أي : صلوا النوافل في بيوتكم .” شرح مسلم ” ( 6 / 67 ) .
“Imam Nawawi mengatakan dalam Kitab Syarah Muslim 76/6: (sabda Nabi “Dan jadikanlah Rumah-rumah Kalian sebagai tempat Sholat Kalian, dan Jangan jadikan Rumah-rumah Kalian sebagai Kuburan” adalah Sholatlah kalian di dalam Rumah-rumah itu, dan jangan menjadikan Rumah-rumah itu sebagai tempat yg di tinggalkan/ singkirkan dari menjalankan sholat (artinya sunyi dari aktifitas sholat pen), arti dari itu adalah: yang di maksud adalah sholat Sunnah, maksud perkataan Nabi itu adalah Sholat Sunnahlah Kalian di dalam Rumah-rumah Kalian”.
Nah sekarang sudah jelas apa yang di maksud tidak boleh membuat rumah sebagai kuburan adalah membuat rumah sepi atau jarang di lakukannya Sholat atau Ibadah yg lain, sehingga sepi seperti kuburan. Nah sebenarnya cuplikan ini sudah bisa menunjukkan bahwa sebenarnya Mereka BERMANHAJ SALAF SEBATAS PENGAKUAN saja.
Agar lebih jelas lagi, akan saya tambah lagi penjelasan dari Kitab lain, simak yg berikut:
المعنى اجعلوا من صلاتكم في بيوتكم ولا تجعلوها قبوراً لأن العبد إذا مات وصار في قبره لم يصل. وقيل: لا تجعلوا بيوتكم وطناً للنوم فقط لا تصلون فيها ، فإن النوم أخو الموت والميت لا يصلي. وقال التوربشتي: ويحتمل أن يكون المراد أن من لم يُصَلِّ في بيته جعل نفسه كالميت وبيته كالقبر. اهـ.
“Yang di maksud (jadikanlah Rumahmu sebagai tempat Sholatmu dan janganlah di jadikan sebagai Kuburan) karena Orang itu jika sudah mati dan telah pindah di kuburan itu tidak akan sholat lagi. Dan di katakan : Jangan jadikan Rumah2 Kalian sebagai tempat tinggal untuk tidur saja, tidak pernah mengerjakan sholat di dalamnya, Tidur itu adalah saudaranya kematian, dan Mayyit itu tidak sholat. Dan berkata Al Turbasyti: dan Hadits ini juga mengandung maksud “barang siapa yang tidak pernah sholat di Rumahnya sama dengan membuat dirinya seperti Mayyit dan rumahnya seperti Kuburan”.
وقد ورد ما يُؤَيِّدُ هذا ففي صحيح مسلم «مثل البيت الذي يُذْكَرُ اللَّهُ فيه والبيت الذي لا يُذْكَرُ اللَّهُ فيه كمثل الحيِّ والميِّت» فالمعنى لا تكونوا كالموتى الذين لا يصلون في بيوتهم وهي القبور ، أو لا تتركوا الصلاة فيها حتى تصيروا كالموتى وتصير هي كالقبور
“Dan telah datang sebuah Hadits yg menguatkan keterangan ini semua, tersebut di dalam Sahih Muslim (Perumpamaan Rumah yg di dalamnya di buat Dzikir kepada Allah dan Rumah yg tidak pernah di buat Dzikir adalah umpama Hidup dan Mayyit), adpaun maknanya: janganlah kalian seperti Orang2 Mati yg tidak pernah Sholat di Rumah mereka, dan itulah Kuburan, atau janganlah kalian meninggalkan Sholat di dalam Rumah sehingga Rumah kalian menjadi Kuburan” (Kitab Muroqotul Mafatih Bab Shlat alannabi Juz 3 hal 11 cet Dar al Fikri).
Dan di dalam Kitab Fathul Bari Imam Ibnu Hajar Al ‘Asqolani menerangkan panjang lebar yg di antaranya adalah Hadits tersebut bisa di ambil kesimpulan tidak bolehnya Rumah pribadi itu di jadikan tempat menanam Mayat, karena itu termasuk kekhususan Nabi.
Selanjutnya mari kita lihat hadits yang lain,
Dari Abu Hurairah : “Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Janganlah kamu jadikan rumah-rumah kamu itu sebagai kuburan. Sesungguhnya setan itu lari dari rumah yang dibacakan di dalamnya surat Al-Baqarah” [Hadits Shahih riwayat Muslim 2/188]
Tak sedikit yang salah memahami hadits tersebut atau dapat dari pemahaman yang kurang tepat. Seperti yang pernah kami lihat di Majalahnya salafi wahabi bernama As-Sunnah Edisi 03/Thn XV/ Sya’ban 1432H/ Juli 2011 M. Dalam menanggapi hadits tersebut di atas majalah ini berkata:
“Hadits ini dengan sangat gamblang menerangkan bahwa kuburan menurut syari’at Islam bukanlah tempat untuk membaca Al-Qur’an. Syariat Islam melarang keras menjadikan rumah seperti kuburan, kita dianjurkan untuk membaca al-Qur’an dan melakukan shalat-shalaat sunnah di rumah.”
Coba anda baca berulang-ulang haditsnya lalu bandingkan dengan kata-kata di Majalah wahabi tersebut yang menyebutkan “kuburan menurut syari’at Islam bukanlah tempat untuk membaca Al-Qur’an“. Bagi orang yang berakal sehat tentu tak akan melihat kesinambungannya. Haditsnya berkata “Rumah-rumah jangan dijadikan kuburan”, tapi dipahami oleh mereka dengan “Kuburan jangan dijadikan tempat membaca Al-Qur’an”. Dimana letak nyambungnya? Silahkan anda berhak menilainya sendiri.
Sebenarnya Hadits ini bermakna, jangan jadikan rumah rumah seperti kuburan , itu bermakna. Kuburan kan sunyi, sepi tidak ada orang yang mau tinggal di kuburan, karena sunyi, tidak ada kehidupan, sejauh mata memandang hanya hamparan tanah gunduk, berisi orang orang yang telah wafat.
Jadi kalau kita punya rumah, jangan diibaratkan kubur yang sunyi, sepi, tanpa isi. Jadikanlah rumah itu seperti layaknya rumah bagi orang yang masih hidup. Isilah dengan bacaan kitab suci Al Quranul Karim, Dzikir kepada Allah , membaca sholawat Nabi, sholat Sunnah, dan pekerjaan yang bermanfaat.
“Sesungguhnya setan itu lari dari rumah yang dibacakan di dalamnya surat Al-Baqarah” “
Jelas sudah, kita diperintah Sayyidina Muhammad SAW untuk menjadikan rumah kita syiar syiar islam, bukan kita punya rumah menjadi sunyi dari bacaan kitab suci, dan dzikir kepada Allah membaca sholawat kepada Sayyidina Muhammad shallallahu `alaihi wasallam
Allahumma Shalli `Alaihi waalihi Washahbihi wasallim
Wallahu a’lam…..
sumber : sarkub.com
((عَنْ ابْنِ عُمَرَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ اجْعَلُوا فِي بُيُوتِكُمْ مِنْ صَلَاتِكُمْ وَلَا تَتَّخِذُوهَا قُبُورًا ))
(متفق عليه)
“Dari Ibnu Umar, dari Nabi Muhammad Shollallahu ‘alaihi wa Sallam Bersabda: (Jadikanlah Rumah-rumah Kalian Sebagai tempat Sholat, dan jangan di buat Kuburan)” – Hadits Muttafaq ‘alaih.
Kemudian Hadits ini di buat semacam Alasan bahwa Kuburan bukan tempat Ibadah, karena jelas sekali Rosulullah memerintahkan kita untuk beribadah (yang dalam hal ini adalah Sholat) itu di rumah, dan larangan Nabi SAW untuk tidak membuat Rumah sebagai Kuburan sebagai rangkaian Kalimat yg tersambung. Katanya ini menunjukkan Larangan beribadah di Kuburan.
Saya tidak tahu penafsiran semacam ini di ambil dari Salafus Salih siapa, atau dari pakar Hadits siapa, atau Ulama Mujtahid dari mana. Kita tahu, yang punya kapasitas untuk menafsirkan Hadits itu bukanlah orang yang hanya pandai copas dan menukil-nukil dan gunting tambal dari internet atau buku-buku terjemah atau dari internet sesuai selera sendiri.
Dakwah yang bertanggung jawab akan melahirkan ketenangan Jiwa bagi yang di Dakwahi, karena Dakwah Adalah Cinta dan tanggung jawab untuk menjelaskan secara adil tanpa menyembunyikan fakta yang ada.
Baiklah sekarang mari kita coba mencari tahu kandungan arti dan maksud hadits di atas, tentu dari orang yang berkapasitas keilmuannya yang sudah di akui oleh seluruh cendikiawan Muslim sedunia.
قال النووي :
قوله صلى الله عليه وسلم ” اجعلوا من صلاتكم في بيوتكم ولا تتخذوها قبوراً ”
معناه : صلُّوا فيها ، ولا تجعلوها كالقبور مهجورة من الصلاة ، والمراد به : صلاة النافلة ، أي : صلوا النوافل في بيوتكم .” شرح مسلم ” ( 6 / 67 ) .
“Imam Nawawi mengatakan dalam Kitab Syarah Muslim 76/6: (sabda Nabi “Dan jadikanlah Rumah-rumah Kalian sebagai tempat Sholat Kalian, dan Jangan jadikan Rumah-rumah Kalian sebagai Kuburan” adalah Sholatlah kalian di dalam Rumah-rumah itu, dan jangan menjadikan Rumah-rumah itu sebagai tempat yg di tinggalkan/ singkirkan dari menjalankan sholat (artinya sunyi dari aktifitas sholat pen), arti dari itu adalah: yang di maksud adalah sholat Sunnah, maksud perkataan Nabi itu adalah Sholat Sunnahlah Kalian di dalam Rumah-rumah Kalian”.
Nah sekarang sudah jelas apa yang di maksud tidak boleh membuat rumah sebagai kuburan adalah membuat rumah sepi atau jarang di lakukannya Sholat atau Ibadah yg lain, sehingga sepi seperti kuburan. Nah sebenarnya cuplikan ini sudah bisa menunjukkan bahwa sebenarnya Mereka BERMANHAJ SALAF SEBATAS PENGAKUAN saja.
Agar lebih jelas lagi, akan saya tambah lagi penjelasan dari Kitab lain, simak yg berikut:
المعنى اجعلوا من صلاتكم في بيوتكم ولا تجعلوها قبوراً لأن العبد إذا مات وصار في قبره لم يصل. وقيل: لا تجعلوا بيوتكم وطناً للنوم فقط لا تصلون فيها ، فإن النوم أخو الموت والميت لا يصلي. وقال التوربشتي: ويحتمل أن يكون المراد أن من لم يُصَلِّ في بيته جعل نفسه كالميت وبيته كالقبر. اهـ.
“Yang di maksud (jadikanlah Rumahmu sebagai tempat Sholatmu dan janganlah di jadikan sebagai Kuburan) karena Orang itu jika sudah mati dan telah pindah di kuburan itu tidak akan sholat lagi. Dan di katakan : Jangan jadikan Rumah2 Kalian sebagai tempat tinggal untuk tidur saja, tidak pernah mengerjakan sholat di dalamnya, Tidur itu adalah saudaranya kematian, dan Mayyit itu tidak sholat. Dan berkata Al Turbasyti: dan Hadits ini juga mengandung maksud “barang siapa yang tidak pernah sholat di Rumahnya sama dengan membuat dirinya seperti Mayyit dan rumahnya seperti Kuburan”.
وقد ورد ما يُؤَيِّدُ هذا ففي صحيح مسلم «مثل البيت الذي يُذْكَرُ اللَّهُ فيه والبيت الذي لا يُذْكَرُ اللَّهُ فيه كمثل الحيِّ والميِّت» فالمعنى لا تكونوا كالموتى الذين لا يصلون في بيوتهم وهي القبور ، أو لا تتركوا الصلاة فيها حتى تصيروا كالموتى وتصير هي كالقبور
“Dan telah datang sebuah Hadits yg menguatkan keterangan ini semua, tersebut di dalam Sahih Muslim (Perumpamaan Rumah yg di dalamnya di buat Dzikir kepada Allah dan Rumah yg tidak pernah di buat Dzikir adalah umpama Hidup dan Mayyit), adpaun maknanya: janganlah kalian seperti Orang2 Mati yg tidak pernah Sholat di Rumah mereka, dan itulah Kuburan, atau janganlah kalian meninggalkan Sholat di dalam Rumah sehingga Rumah kalian menjadi Kuburan” (Kitab Muroqotul Mafatih Bab Shlat alannabi Juz 3 hal 11 cet Dar al Fikri).
Dan di dalam Kitab Fathul Bari Imam Ibnu Hajar Al ‘Asqolani menerangkan panjang lebar yg di antaranya adalah Hadits tersebut bisa di ambil kesimpulan tidak bolehnya Rumah pribadi itu di jadikan tempat menanam Mayat, karena itu termasuk kekhususan Nabi.
Selanjutnya mari kita lihat hadits yang lain,
Dari Abu Hurairah : “Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Janganlah kamu jadikan rumah-rumah kamu itu sebagai kuburan. Sesungguhnya setan itu lari dari rumah yang dibacakan di dalamnya surat Al-Baqarah” [Hadits Shahih riwayat Muslim 2/188]
Tak sedikit yang salah memahami hadits tersebut atau dapat dari pemahaman yang kurang tepat. Seperti yang pernah kami lihat di Majalahnya salafi wahabi bernama As-Sunnah Edisi 03/Thn XV/ Sya’ban 1432H/ Juli 2011 M. Dalam menanggapi hadits tersebut di atas majalah ini berkata:
“Hadits ini dengan sangat gamblang menerangkan bahwa kuburan menurut syari’at Islam bukanlah tempat untuk membaca Al-Qur’an. Syariat Islam melarang keras menjadikan rumah seperti kuburan, kita dianjurkan untuk membaca al-Qur’an dan melakukan shalat-shalaat sunnah di rumah.”
Coba anda baca berulang-ulang haditsnya lalu bandingkan dengan kata-kata di Majalah wahabi tersebut yang menyebutkan “kuburan menurut syari’at Islam bukanlah tempat untuk membaca Al-Qur’an“. Bagi orang yang berakal sehat tentu tak akan melihat kesinambungannya. Haditsnya berkata “Rumah-rumah jangan dijadikan kuburan”, tapi dipahami oleh mereka dengan “Kuburan jangan dijadikan tempat membaca Al-Qur’an”. Dimana letak nyambungnya? Silahkan anda berhak menilainya sendiri.
Sebenarnya Hadits ini bermakna, jangan jadikan rumah rumah seperti kuburan , itu bermakna. Kuburan kan sunyi, sepi tidak ada orang yang mau tinggal di kuburan, karena sunyi, tidak ada kehidupan, sejauh mata memandang hanya hamparan tanah gunduk, berisi orang orang yang telah wafat.
Jadi kalau kita punya rumah, jangan diibaratkan kubur yang sunyi, sepi, tanpa isi. Jadikanlah rumah itu seperti layaknya rumah bagi orang yang masih hidup. Isilah dengan bacaan kitab suci Al Quranul Karim, Dzikir kepada Allah , membaca sholawat Nabi, sholat Sunnah, dan pekerjaan yang bermanfaat.
“Sesungguhnya setan itu lari dari rumah yang dibacakan di dalamnya surat Al-Baqarah” “
Jelas sudah, kita diperintah Sayyidina Muhammad SAW untuk menjadikan rumah kita syiar syiar islam, bukan kita punya rumah menjadi sunyi dari bacaan kitab suci, dan dzikir kepada Allah membaca sholawat kepada Sayyidina Muhammad shallallahu `alaihi wasallam
Allahumma Shalli `Alaihi waalihi Washahbihi wasallim
Wallahu a’lam…..
sumber : sarkub.com
Kamis, 29 Desember 2011
bUat yan9 sering dengar Mp3
Musik yang keras telah diketahui dapat menyebabkan gangguan pendengaran pada remaja di tahun 1960 dan 1970-an. Namun saat ini, pemutar MP3 juga dapat memperburuk gangguan tersebut pada generasi sesudahnya. Perangkat yang melantunkan musik langsung melalui saluran telinga ini memungkinkan pemakainya mendengarkan lagu tanpa harus terganggu oleh gemuruh suara kereta atau dengungan mesin pesawat. Karena ribuan lagu bisa diputar selama berjam-jam, pemakainya cenderung mendengarkan terus menerus selama berjam-jam pada suatu waktu.
Kerusakan pada pendengaran disebabkan oleh volume tinggi secara terus menerus lewat pemutar MP3. Bahkan pada taraf yang tampaknya wajar, pemakaian headset dapat merusak sel-sel rambut halus di telinga bagian dalam yang berfungsi mengirimkan impuls suara ke otak.
"Penelitian telah menunjukkan bahwa orang yang terkena suara sampai 85 desibel selama delapan jam cenderung mengalami gangguan pendengaran. Sedangkan semua pemutar musik yang kami teliti menghasilkan tingkat suara lebih dari 85 desibel," kata Brian Fligor, ScD dari Rumah Sakit Anak di Boston. "Suara mesin pemotong rumput menghasilkan sekitar 80-85 desibel. Jika iPod menghasilkan suara 20 desibel di atasnya, maka kisarannya adalah 100-105 desibel. Pada tingkat ini, seharusnya perangkat tidak digunakan lebih dari 8-15 menit," imbuh Fligor.
Tapi seperti jutaan pemilik iPod lainnya, penguna headset mendengarkan lagu selama beberapa jam sehari dan secara tidak disadari membahayakan pendengarannya. Maka, membatasi volume MP3 player mungkin tampak seperti sebuah solusi yang nyata.
Perancis dan negara-negara Eropa lainnya telah membuat aturan yang membatasi volume iPod dan perangkat lain agar tidak menghasilkan suara lebih dari 100 desibel. Sayangnya, lama pemakaian yang juga ikut mempengaruhi tidak diatur. Selain itu, segera setelah negara-negara Eropa membatasi volume iPod, situs web mulai menyediakan petunjuk rinci tentang cara untuk mengakali ketentuan itu.
Maria Florentine, pakar audiolog di Northeastern University menduga bahwa beberapa anak muda memiliki apa yang ia sebut dengan gangguan ketergantungan terhadap musik keras.
"Saya menanyai beberapa remaja mengapa mereka terus mendengarkan musik yang keras meskipun tahu hal itu merusak pendengaran. Mereka mengatakan bahwa mereka tidak bisa berhenti mendengarkannya," kata Florentine seperti dilansir cbsnews.com, Kamis
Banyak orang yang tetap menyangkal bahaya dari mendengarkan musik keras-keras sebab gejala awalnya cenderung muncul secara bertahap. Gangguan pendengaran ini meningkat sebelum disadari bahwa gangguan telah berubah menjadi lebih serius. Gangguan pendengaran ini juga lebih sering terjadi seiring pertambahan usia.
Sebuah artikel dalam jurnal Pediatrics memperkirakan bahwa 12,5 persen anak berusia 6 - 19 tahun di Amerika Serikat atau sekitar 5,2 juta orang telah mengalami gangguan pendengaran.
"Penelitian kami menunjukan bahwa 16 persen anak berusia 6 - 19 tahun telah mengalami tanda-tanda awal gangguan pendengaran yang diakibatkan oleh suara keras," kata William Martin, PhD, dari Oregon Health and Science University di Portland, Amerika Serikat.
mAnfAat bUah Apel
SEBAGAI buah yang mengandung banyak serat, apel merupakan jenis makanan yang paling ampuh membantu program diet. Tak hanya itu saja, apel juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.
Para ilmuwan mendorong kita untuk lebih banyak mengudap makan apel. Pasalnya, buah yang satu ini merupakan obat terbaik untuk atrofi otot. Atrofi otot melibatkan sejumlah masalah serius, tetapi tidak ada obat yang telah ditemukan untuk menyembuhkannya.
Para peneliti dari University of Iowa telah mulai memelajari aktivitas gen yang berhubungan dengan otot untuk menemukan zat yang dapat mengganggu penyakit. Mereka telah mengidentifikasi komponen penting dalam kulit apel.
Zat ini adalah asam ursolic. Percobaan pada tikus telah menunjukkan, bahwa mengonsumsi apel memberikan kenaikan 15 persen dari massa otot. Namun, berat total tikus yang diberi pakan dengan asam ini tetap sama, sedangkan jumlah lemak dikurangi lebih dari setengah. Demikian menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Cell Metabolism yang dikutip dari Genius Beauty
Para ilmuwan percaya bahwa peran asam ursolic terdiri dalam pemrograman gen yang bertanggung jawab atas hilangnya massa otot dan penggantian dengan lemak.
Sedangkan untuk apel, mereka juga dapat menurunkan kadar gula darah, tingkat asam lemak, dan kolesterol. Tak hanya itu saja, menurut para ilmuwan, buah ini membantu penderita diabetes karena sifat alaminya.
Para ilmuwan mendorong kita untuk lebih banyak mengudap makan apel. Pasalnya, buah yang satu ini merupakan obat terbaik untuk atrofi otot. Atrofi otot melibatkan sejumlah masalah serius, tetapi tidak ada obat yang telah ditemukan untuk menyembuhkannya.
Para peneliti dari University of Iowa telah mulai memelajari aktivitas gen yang berhubungan dengan otot untuk menemukan zat yang dapat mengganggu penyakit. Mereka telah mengidentifikasi komponen penting dalam kulit apel.
Zat ini adalah asam ursolic. Percobaan pada tikus telah menunjukkan, bahwa mengonsumsi apel memberikan kenaikan 15 persen dari massa otot. Namun, berat total tikus yang diberi pakan dengan asam ini tetap sama, sedangkan jumlah lemak dikurangi lebih dari setengah. Demikian menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Cell Metabolism yang dikutip dari Genius Beauty
Para ilmuwan percaya bahwa peran asam ursolic terdiri dalam pemrograman gen yang bertanggung jawab atas hilangnya massa otot dan penggantian dengan lemak.
Sedangkan untuk apel, mereka juga dapat menurunkan kadar gula darah, tingkat asam lemak, dan kolesterol. Tak hanya itu saja, menurut para ilmuwan, buah ini membantu penderita diabetes karena sifat alaminya.
Rabu, 21 Desember 2011
PeNcuRi
mungkin ini 1 kata yang tepat untuk mu
PENCURI
ya, qaw yang telah mencuri perhatian kedua orang tua q
qaw yang telah mengambil sebahagian cinta orang tua q
semua nya qaw ambil begitu mudah
ya, qaw b0cah kecil yang sudah berhasil merebut semua nya dari q
salah kah aq membenci mu ???
salah kah aq yang merasa cemburu pada mu ??
dan salah kah aq mengang9ap mu pencuri ???
aq tak kan pernah rela jika kasih sayang kedua orang tua q di ambil begitu saja....
PENCURI
ya, qaw yang telah mencuri perhatian kedua orang tua q
qaw yang telah mengambil sebahagian cinta orang tua q
semua nya qaw ambil begitu mudah
ya, qaw b0cah kecil yang sudah berhasil merebut semua nya dari q
salah kah aq membenci mu ???
salah kah aq yang merasa cemburu pada mu ??
dan salah kah aq mengang9ap mu pencuri ???
aq tak kan pernah rela jika kasih sayang kedua orang tua q di ambil begitu saja....
Langganan:
Postingan (Atom)